[6 Aug 2012 | No Comment | 710 views]

WOW! Ternyata proses pencarian ilmu2 Mind Therapy yang bermanfaat di dunia fana ini dari mulai Hypnotherapy, NLP, EFT, Meditasi bahkan hingga Santet tampaknya sudah akan bermuara pada ujungnya yaitu ,”Akar segala ilmu adalah Takwa hanya kepada Allah SWT…”
SOOOO..kalau begitu sudah berapa banyakkah waktuku yang terbuang hanya untuk mempelajari ilmu2 dunia dibanding ilmu2 dan bekal di [...]

Read the full story »

terapi ketawa »

Perlu Data Klinis tentang Manfaat Terapi Ketawa?
[3 Apr 2013 | No Comment | 87 views]

Penelitian Tentang Terapi Tertawa

ANALISIS KLINIS TERHADAP 516 ANGGOTA KLUB TAWA DI SELURUH INDIA

Studi ini dilakukan oleh Dr. siddarta D. Khandwala, M.D (Bom.,), Kordinator Klub Tawa pryadarshani di Mumbai Mayoritas anggotanya (71,7 %) laki-laki berusia antara 50-70 tahun (63,5 %) dan pensiunan atau ibu rumah tangga (40,2 %) karena warga lebih terkait pada kegiatan ini. Namun demikian, hampir 10% anggotanya adalah orang yang berusia lebih muda. Klub Tawa perlu menargetkan orang-orang yang lebih muda, pelajar, dan kaum wanita

Gerakan ini baru di mulai, meski begitu hampir 40% anggota Klub telah mengikutinya selama setahun lebih. Yang sangat membesarkan hati adalah 93,8% anggotanya merupakan peserta rutin, yang menunjukkan popularitas sesi tawa. Mayoritas anggota (59,3%) menderita penyakit tertentu sebagaimana lazim nya orang tua. Namun demikian, sangat mengherankan bahwa tetapi tawa yang sederhana ini berdampak penurunan penyakit sebanyak 83,6%. Sebanyak 56,1% mengalami penurunan berskala sedang sampai besar. Kami berbesar hati melihat bahwa 44% anggota memerlukan lebih sedikit obat dan tak ada satu pun kasus memburuknya penyakit.

Manfaat holistik Terapi Tawa didokumentasikan dengan baik dan telah mencatat perbaikan positif dalam kesehatan umum para anggota, baik secara mental maupun fisik. Sikap mayoritas anggota (82,6%) terhadap keluarga mereka membaik, berdampak kehidupan keluarga yang lebih selaras. Sejumlah 71,7% anggota melaporkan hubungan yang lebih baik dengan para rekan kerja dan rekan bisnis mereka. Rasa percaya diri meningkat sampai 85,7% sementara 66,7% anggota mengalami peningkatan konsentrasi.

Hampir semua peserta (99,6%) menyatakan bahwa mereka ingin melanjutkan sesi tawa dan merekomendasikannya kepada orang lain. Banyak anggota melaporkan beberapa manfaat tambahan lain yang bisa di rasakan, seperti merasa energik dan segar (31,1%), pandangan hidup yang lebih baik (11,2%) sikap dan kontak sosial yang meningkat (8,5%), stamina bertambah (3,9%), nafsu makan meningkat dan pencernaan membaik (3%). Semua manfaat kecil ini membantu memperbaiki kualitas hidup.

KESIMPULAN

Jadi tawa mempunyai beberapa medis/sosial/holistik yang bisa sangat memperbaiki kualitas hidup. Tawa dapat membantu mengurangi beberapa penyakit, beberapa di antaranya cukup serius. Tawa adalah “pengusir Stres” dan membantu meringankan kecemasan serta ketegangan yang merupakan faktor penyebab beberapa penyakit. Tawa setiap hari bisa menjauhkan Anda dari dokter tanpa mengeluarkan uang.

terapi ketawa »

Apa sih Manfaatnya Terapi Tertawa?
[3 Apr 2013 | No Comment | 172 views]

1. Merangsang mood

2. Memperbaiki fungsi otak

3. Melindungi jantung,

4. Merapatkan hubungan dengan orang lain

5. Melegakan perasaan

6. Mengurangi tingkat stress tertentu dan menumbuhkan hormon. Hormon stress akan menekan sistem kekebalan, sehingga meningkatkan jumlah platelet (sesuatu yang dapat menyebabkan gangguan dalam arteri) dan meningkatkan tekanan darah. Tertawa pada dasar-nya akan membawa keseimbangan pada semua komponen dan unsur dalam sistem kekebalan. Menurunkan tekanan darah tinggi. Tertawa akan meningkatkan aliran darah dan oksigen dalam darah, yang dapat membantu pernapasan.

7. Tertawa juga dapat meningkatkan usaha tubuh untuk melawan penyakit seperti tekanan darah tinggi, struk, artritis, ulcer dan mengurangi resiko serangan jantung. Bahkan, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa tertawa juga dapat melancarkan sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan. Namun yang paling penting ialah tertawa dapat menguatkan kesehatan mental atau jiwa. Tertawa pada diri sendiri juga bisa mengubah persepsi kita terhadap masalah yang kita hadapi.

Berbagai macam bentuk senyum dapat kita kembangkan Bisa juga karena kenangan indah atau lelucon yang dilontarkan oleh teman atau orang lain di sekitar kita. Tetapi hal ini justru sering dilupakan ketika orang mengalami persoalan hidup yang menekan dan berujung pada stres. Stres pada saat ini dapat ditimbulkan oleh beberapa sebab dan setiap orang memiliki sebab yang berbeda-beda. Setiap orang pun juga memiliki metode yang berbeda beda dalam mengatasi stres yang dialami. Stres yang berkepanjangan (kronik) akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh (imun) menurun. Akibatnya berbagai penyakit dan kelemahan menurun. Bahkan bisa mengakibatkan penyakit kanker hingga stroke.

Tetapi kita bisa tenang, karena hal itu bisa dicegah dengan menggunakan teknik “Escape From Stress”. Teknik ini akan meningkatkan kualitas hidup, pencegahan terhadap penyakit yang mematikan, seperti stroke, serangan jantung, kanker hingga gejala neurosis. Escape from Stress (EPS) adalah sebuah metode yang sering digunakan belakangan ini. Sebuah metode management stres untuk terbebas dari stres bahkan justru mendapatkan manfaatnya. Banyak program yang telah dikembangkan oleh EPS, antara lain, teknik relaksasi, latihan pernafasan dada dan perut, meditasi medis dan terapi tertawa. Beban hidup dan tuntutan hidup yang harus dipenuhi adalah salah satu faktor stress dan sangat mudah membuat tertawa menjadi barang langka. Padahal tertawa sangat berefek positif pada mental seseorang. Hal yang bisa dilakukan adalah banyak sajian lawak ditayangkan di televisi yang bisa membuat kita tertawa tentu saja lebih bermutu. Maka hal ini selain bisa menjadi terapi tertawa juga bisa menambah pengetahuan.

Dalam dunia psikoterapi, tertawa dapat dilakukan dengan terapi tertawa. Tertawa biasa dan tertawa yang dibuat-buat berbeda dengan terapi tertawa. Terapi tertawa merupakan tertawa yang dimulai dengan tahap demi tahap. Sehingga efek yang dirasakan bagi yang tertawa benar-benar bermanfaat. Terapi tertawa untuk mengurangi stres sudah banyak diĀ­lakukan orang. Tertawa 5-10 menit bisa merangsang pengeluaran endorphin dan serotonin, yaitu sejenis morfin alami tubuh dan juga melatonin. Ketiga zat ini merupakan zat baik untuk otak sehingga kita bisa merasa lebih tenang. Terapi tertawa merupakan teknik yang mudah dilakukan, tetapi efeknya sangat luar biasa, bahkan dapat menyembuhkan pasien dengan gangguan mental akibat stres berat. Tertawa dalam dunia medis, merupakan obat mujarab gangguan stres atau gangguan penyakit jiwa lainnya. Antara lain:

Rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa. Tertawa tidak saja bisa mengurangi rasa sakit tapi juga meningkatkan kekebalan tubuh. (Rosemary Cogan dari Texas Tech University).

Tertawa terbahak-bahak sangat bermanfaat bagi orang sehat. Tertawa bisa menggoyang-goyangkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan, sehingga membuat tubuh seakan-akan sedang joging di tempat. Sesudah tertawa tubuh terasa rileks dan tenang, sama seperti kalau habis berolahraga. Tertawa melatih diafragma otak, jantung, paru-paru, perut, juga membantu mengusir zat-zat asing dari saluran pernapasan. Tertawa juga sangat ampuh untuk meringankan sakit kepala, sakit pinggang, dan depresi. (Dr. William Foy dari Stanford University).

Tertawa bisa mengurangi peredaran dua hormon dalam tubuh, yaitu epinephrine dan kortison yang mengalangi proses penyembuhan penyakit. (Dr. Lee Bark, imunologi dari Loma Linda University di California, Amerika Serikat).

Tertawa akan menggerakkan bagian dalam tubuh, mengaktifkan sistem endocrine sehingga mendorong penyembuhan suatu penyakit. Tertawa akan menstimulasi otak untuk memproduksi hormon tertentu yang pada akhirnya akan memicu pelepasan endorphin (zat pembunuh rasa sakit) yang diproduksi oleh tubuh. (Dr. William Frey, pakar biokimia dan direktur Dry Eye and Tears Research Center di Minneapolis, Amerika Serikat).

Tertawa bisa membantu para lanjut usia untuk tetap awet muda dan yang muda tetap awet muda, serta mempererat hubungan antara anggota keluarga. (Prof. Dr. Lucille Name how, pakar yang menangani masalah penuaan dari Connecticut, Amerika Serikat).