Apa Artinya Semua Kepahitan Hidup Kita?
HaiĀ Friends, saya ada cerita kehidupan yang inspiring nih…,
di Bulan juni 1966, Rubin Carter seorang petinju terkenal, bersama seorang kenalannya dihukum atas tuduhan pembunuhan dalam suatu pengadilan yang dipublikasikan begitu gencar dan sangat bernuansa diskriminasi rasial.Petinju itu tetap mempertahankan keyakinannya bahwa ia tidak bersalah.
Setelah di penjara selama 19 tahun , Carter dibebaskan ketika akhirnya pengadilan menyatakannya tidak bersalah. Setelah bebas ia mengatakan,” Bukankah siapapun yang mengalami kondisi ini berhak untuk sakit hati?”. Saya telah belajar bahwa kepahitan hanya akan menggerogoti wadah yang menampungnya. Dan bagi saya, membiarkan kepahitan menguasai saya dengan cara apapun, berarti mengizinkan mereka yang telah memenjarakan saya untuk mengambil lebih dari yang telah mereka ambil.
Sikap Carter sungguh luar biasa. Tidak semua orang dapat melakukan prinsip tersebut, yaitu mengampuni orang yang bersalah kepadanya dan tidak membiarkan dendam itu menguasai hatinya, ia tahu benar tidak ada keuntungan yang didapat bila menyimpan salah satu penyakit hati itu. Kepahitan hanya akan menghancurkan hidupnya , tetapi melepaskan pengampunan justru akan melegakan hidupnya.
Nah…, friends setiap hari di dalam kehidupan kita bertemu bermacam-macam tipe manusia, ada yang asal bicara, asal tuduh, seenaknya memfitnah dsb. Hal tersebut rentan membuat kita kecewa, marah, bahkan sakit hati. Tetapi apakah dengan melampiaskan amarah, semuanya akan menjadi lebih baik? Yang ada justru …Menang jadi Arang kalah jadi Abu, alias sama-sama rugi, karena itu marilah kita belajar melupakan sikap negatif orang lain dan percayalah jika kita mampu melakukannya , kehidupan akan jauh lebih ringan dan tenang..
Semoga bermanfaat…..










Leave your response!