SEKARANG JAMANNYA MANOHARA…BUKAN SITI NURBAYA?
SEMANGAT PAGI SEMUANYA?
Saat ini saya mau sedikit berbagi CERITA CINTA……?
Nah lho kok tumben ya ? Biasanya khan saya berbagi cerita MOTIVASI, TERAPI, FILOSOFI HIDUP ?
Iya alasannya sederhana dan based on TRUE STORY, juga saya sedikit tergelitik melihat tayangan kasus MANOHARA yang kebetulan konsultan hukumnya adalah kawan saya di Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia.
Eh ngomong2 , Anda semua tahu khan kasus itu? Jangan2 malah ga nyambung nanti sama sharing saya? Ya, saya anggap Anda semua tahu ya?
Sebenarnya sebelum kasus MANOHARA terjadi sudah beberapa kali saya mendengar sharing ataupun cerita dari teman/klien saya tentang kasus serupa yang mereka alami.
Yang intinya kebanyakan menekankan pada kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga(KDRT).
Apakah yang terjadi benar begitu? Hhhhmmm..menurut pengamatan saya jawabannya adalah MAY….? Ya ….. MAY BE YES……MAY BE NO…? Lho kok ngambang jawabannya?
Untuk hal apapun yang terjadi di dunia ini selalu ada Hukum abadi yang berlaku untuk semua kasus dan sudah terbukti sangat ampuh untuk diterapkan yaitu….Hukum Sebab Akibat…
Saya setuju dengan pendapat Dr. Joe Vitale dalam bukunya Zero Limits yang mengatakan bahwa kita bertanggung jawab sepenuhnya atas apapun yang terjadi atas diri kita maupun di luar diri kita
Kalau tanggung jawab itu hanya pada apa yang terjadi atas diri kita mungkin dapat dengan mudah dimengerti . Namun kalau kita juga dituntut untuk turut bertanggungjawab atas yang terjadi diluar diri kita yang sering kita baca atau dengar di media seperti perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, kasus ledakan Bom di Jakarta baru2 ini, bahkan kasus Manohara?
Apa…? Mana mungkin kita dituntut bertanggungjawab atas semua yang terjadi di luar diri kita ? Itu semua khan orang lain yang melakukan dan mengalami?Bukan saya?
Makin bingung khan? Ha….ha…ha…, awalnya saya juga begitu , tidak apa2 kok , itu pertanda baik yang artinya Anda juga mau meluangkan waktu untuk berpikir bersama saya. Kalau mau lebih jelas , saya sarankan Anda membaca buku tersebut.
Sedikit kesimpulan yang dapat saya bagikan dari bukut tersebut adalah 4 kata berikut ini:
- Saya menyesal
- Maafkanlah Saya.
- Saya Mengasihimu
- Terimakasih
Setelah saya analisa dan dihubungkan dengan beberapa pengalaman hidup yang saya alami baik itu langsung maupun dari sharing kawan2.
Ternyata memang benar, kalau kita mau ikut bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi atas diri kita maupun di luar diri kita dan selalu berusaha mengucapkan 4 kata Sakti diatas , hasilnya adalah untuk diri kita segala sesuatu yang terjadi baik positif maupun negatif akan tampak netral dan terlihat sebagaimana adanya.
Kalau diri kita sudah dapat melihat semua sebagaimana adanya secara perlahan2 hal itu akan menyebar dengan lingkungan sekitar kita, kota, Negara dan dunia.
Sekarang Anda Setuju khan dengan saya?
Best Regard
Daniel’s Mind Therapy
Http://www.danielaries.com










Leave your response!